Tips Agar Koperasi Dapat Bertahan Lama

24 mai

Bagaimana caranya supaya koperasi dapat bertahan lama? Hakekatnya kurang lebih jawabannya sama seperti pertanyaan bagaimana supaya kita dapat panjang usia. Jawabannya ialah, menjaga kesehatan. Lalu bagaimana caranya menjaga kesehatan? Memiliki tujuan hidup, jangan stress, konsumsi makanan sehat, olahraga, sosialisasi, dan lainnya. Begitu pun koperasi kalau berkeinginan panjang umur. Berikut tipsnya :

1. Miliki rencana strategis (visi, misi, poin, tujuan, agenda long term, strategy map)
Organisasi mirip seperti manusia, sekiranya berharap hidupnya berarti wajib mempunyai tujuan. Sehingga tak terbawa arus, serta berjalan tanpa arah. Koperasi yang tak punya visi, misi, serta tujuan yang terang sungguh-sungguh rawan pecah sekiranya menghadapi kendala. Memang koperasi masih dapat berjalan, menjalankan operasional sehari-hari tanpa perlu adanya agenda strategis. Tapi berjalannya bakal menjadi tidak terarah.

2. Buat suasana kerja yang kondusif
Suasana kerja yang kondusif merupakan suasana yang membuat kita kerasan berlama-lama kerja di suatu perusahaan. Bila karyawan di suatu perusahaan sudah mulai menghitung berapa jam lagi sampai waktu pulang, bisa dipastikan suasana kantornya tak kondusif. Terdapat sesuatu yang membuat ia tak betah lama-lama di kantor. Apabila angka turnover pekerja di suatu perusahaan tinggi, kemungkinan besar suasana kerja di perusahaan itu pun tak kondusif sehingga membuat staf yang ada mencari-cari pekerjaan lain.

3. Bina hubungan dengan pemangku kepentingan
Tidak hidup dalam isolasi. Koperasi hidup dengan berhubungan dengan banyak pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholder). Bina relasi dengan anggota, customer, potential customer, supplier, dinas koperasi, koperasi lainya, masyarakat sekitar, pemodal serta pihak-pihak lain yang terkait dengan koperasi. Hubungan yang harmonis sangat membantu koperasi ketika koperasi menemui guncangan.

4. Jadi koperasi pembelajar
Dalam konsep Balance Scorecard, terdapat empat perspektif yang butuh senantiasa dipertimbangkan oleh suatu organisasi. Yakni perspektif keuangan, customer, pengerjaan internal, serta pembelajaran pertumbuhan. Keempat perspektif itu adalah sebab dampak. Jikalau perusahaan kapabel memuaskan customer karenanya otomatis keuangan membaik, sekiranya progres internalnya bagus otomatis perusahaan kapabel melayani pelanggan dengan baik.

Cek juga beraneka informasi perihal software koperasi.

Pas encore de commentaire

Laisser une réponse

Brinsley |
Faaya |
What Does The Few Go Via Wh... |
Unblog.fr | Créer un blog | Annuaire | Signaler un abus | Is The Filing Of Divorce Pa...
| Why Are Much More Couples C...
| La voyance par sms pour du ...